Kajian Stok Ikan Karang Menggunakan Citra Satelit Resolusi Tinggi: Sebuah Studi Awal
V.P. Siregar

Source: SEAMEO BIOTROP's Research Grant | 2006

Abstract:

Prospek pemanfaatan citra satelit resolusi tinggi untuk mengkaji stok ikan karang dibicarakan dalam tulisan ini. Keanekaragaman dan kelimpahan ikan karang di suatu perairan dihipotesiskan berkorelasi dengan kondisi ekosistem terumbu karang. Kondisi terumbu karang diketahui berdasarkan persentase penutupan karang dan keragaman jenisnya. Ekosistem karang dipetakan dengan citra satelit resolusi tinggi, dan kekeragaman jenis karang dan ikan diperoleh melalui pengamatan bawah air dengan melakukan transek. Kelimpahan ikan diperoleh melalui sensus secara visual. Kedalaman perairan dipetakan dengan menggunakan metode Lyzenga, (1978). Densitas dan stok ikan dihitung dengan persamaan yang dikembangkan oleh Amesbury et al, 1982. Kajian ini dilakukan di Kepulauan Karimunjawa pada ulan Juli 2004 dengan turbiditas kolom air yang cukup tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa korelasi antara persentase penutupan karang dengan ikan lemah. Kelompok ikan mayor pada semua kedalaman juga menunjukkan korelasi yang lemah dengan persentase penutupan karang. Sementara itu, pada kedalaman 1-5 m dan 5-10 m ikan indikator dan ikan target masing-masing berkorelasi cukup baik dengan persentase penutupan karang. Meskipun hasil kajian ini kurang menunjukkan korelasi yang tinggi antara persentase penutupan karang dan jumlah (stok) ikan, namun penggunaan data satelit resolusi tinggi mempunyai prospek yang baik untuk mengkaji stok ikan karang.

Kata kunci: ikan karang, kelimpahan, citra satelit, resolusi tinggi
Download full report

Share this: