Thursday, 02 July 2009 on 3:17am

Staf Layanan Karantina Pertanian Mengikuti Pelatihan Uji Coba Mycotoxin dan Logam Berat

Pangan dan pakan menjadi sumber energi yang dibutuhkan oleh manusia dan hewan. Di sisi lain, makanan atau masukan dapat menjadi sumber penyakit. Berbagai kontaminan dapat merusak makanan atau bahan makanan. Sehingga menjadi tidak aman untuk dikonsumsi dan berbahaya untuk kesehatan manusia. Di antara kontaminan sering ditemukan dalam makanan segar yang berasal dari tanaman yang dihasilkan oleh mycotoxin yang diproduksi oleh jamur / berserabut jamur. Mycotoxin adalah metabolite sekunder yang dihasilkan oleh beberapa jenis jamur. Kontaminasi dari mycotoxin umumnya terjadi pada biji kopi, biji kakao, sorghum, beras, jagung, kedelai, merica, kacang-kacangan, dan lain-lain.

Oleh karena itu, pemerintah Indonesia berkewajiban untuk melindungi konsumen melalui program kontrol makanan mulai dari tanam di lapangan sampai dengan produk siap untuk konsumsi. Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No 299/Kpts/OT.140/7/2005 sebuah Pusat Informasi tentang Bio Keamanan telah didirikan di bawah Layanan Karantina Pertanian. Pusat ini adalah berkuasa untuk melakukan kontrol keamanan pangan antara lain dari makanan segar yang berasal dari tanaman tanaman impor atau tanaman ekspor.

Sekitar 26 anggota staf dari Layanan Karantina Tanaman dari berbagai tempat di Indonesia mengikuti Pelatihan uji coba Mycotoxin dan logam berat di BIOTROP, Bogor, yang dilaksanakan pada 28 Juni hingga 5 Juli 2009.

Pelatihan ini dipimpin oleh Ibu Santi Ambarwati Msi., Technical Manager BIOTROP Layanan Laboratorium. Instruktur dari pelatihan itu Dr Hilman Affandi dan Dr Okky S. Dharmaputra, keduanya merupakan peneliti BIOTROP dan Arif Nuryadin BSc., Asisten Laboratorium.

Share this:

Latest News

Singapore hosts the first virtual 51st SEAMEO Council Conference 2021

Congratulations to SEAMEO BIOTROP as an Awardee of a Partner Agency Award of the Cagayan State University

SEAMEO BIOTROP Holds National Online Technical Guidance on DNA Barcoding for Biodiversity Monitoring

SEAMEO BIOTROP, MEXT, Institut Pertanian Bogor (IPB) Hold Joint Online Regional Technical Guidance on Application of Next Generation Sequencing (NGS) Data and Artificial Intelligence (AI) in Agriculture

SEAMEO BIOTROP, INFOFISH Collaborate to Enhance the Visibility of Seaweed Tissue Culture Technology

News Archive